Kaos sering kali menjadi pilihan utama untuk berbagai keperluan seperti acara perusahaan, komunitas, maupun organisasi.
Salah satu masalah yang sering ditemui saat memilih kaos adalah menyusutnya bahan kaos setelah dicuci.
Oleh karena itu, memilih bahan kaos yang tidak mudah menyusut dan mengetahui cara merawatnya sangat penting agar kaos tetap nyaman dipakai dan tampilannya tetap terjaga.
Dalam artikel ini, kami akan membahas kenapa kaos sering menyusut saat dicuci, bagaimana cara mencuci kaos agar tidak menyusut, dan langkah yang bisa dilakukan jika kaos sudah terlanjur menyusut.
Kenapa Kaos Sering Menyusut Saat Dicuci?
Menyusutnya kaos setelah dicuci adalah masalah umum yang disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk jenis bahan kaos dan cara mencuci yang kurang tepat.
Beberapa faktor penyebab utama kaos menyusut di antaranya:
1. Jenis Bahan yang Digunakan
Bahan kaos yang terbuat dari serat alami, seperti katun, cenderung lebih mudah menyusut dibandingkan bahan sintetis.
Katun memiliki struktur serat yang bisa mengalami perubahan bentuk ketika terkena air panas atau suhu tinggi.
2. Teknik Tenun dan Pengolahan Bahan
Selain jenis serat, teknik tenun dan pengolahan bahan saat pembuatan kaos juga mempengaruhi tingkat menyusutnya kaos.
Beberapa bahan kaos yang diproses tanpa perawatan khusus untuk mengurangi risiko penyusutan lebih rentan menyusut saat dicuci.
3. Suhu Air Saat Mencuci
Penggunaan air panas saat mencuci adalah salah satu penyebab utama penyusutan pada bahan kaos.
Air panas dapat mengakibatkan serat-serat pada bahan kaos berkontraksi dan mengubah ukuran kaos.
4. Penggunaan Mesin Pengering
Mesin pengering dengan suhu tinggi juga berpotensi membuat kaos menyusut. Proses pengeringan yang terlalu cepat atau terlalu panas menyebabkan serat-serat bahan mengerut.
Dengan memahami penyebab menyusutnya kaos, kita bisa lebih cermat dalam memilih bahan kaos yang tahan terhadap penyusutan.
Beberapa bahan seperti katun combed, polyester, atau campuran katun-polyester cenderung lebih tahan terhadap penyusutan dibandingkan bahan katun murni.
Baca Juga : 4 Tips Memilih Bahan Kaos yang Adem untuk Seragam
Bahan-Bahan Kaos yang Tidak Mudah Menyusut
Ketika memilih kaos untuk seragam, penting untuk mengetahui jenis bahan yang tidak mudah menyusut agar kaos dapat bertahan lama meski dicuci berulang kali.
Berikut adalah beberapa bahan kaos yang terkenal karena ketahanannya terhadap penyusutan:
1. Katun Combed
Katun combed adalah bahan kaos yang populer karena kualitasnya yang halus dan lembut di kulit.
Proses combing pada katun ini membantu menghilangkan serat-serat kasar yang ada di bahan sehingga menghasilkan tekstur yang lebih rapi dan kuat.
Meski bahan katun combed terbuat dari serat alami, proses penyusutan bahan ini relatif lebih rendah dibandingkan katun biasa, apalagi jika dirawat dengan cara mencuci yang benar.
Baca Juga : Apa Arti Cotton Combed 20s, 24s, 30s, 40s? Begini Bedanya
2. Katun Carded
Katun carded merupakan alternatif yang lebih ekonomis dari katun combed, namun tetap memiliki ketahanan yang baik terhadap penyusutan.
Katun carded diproses dengan teknik yang berbeda, di mana serat-serat yang digunakan tidak sehalus katun combed.
Meskipun tidak sehalus combed, katun carded tetap memberikan ketahanan yang cukup baik dan nyaman digunakan untuk kaos seragam, terutama untuk kegiatan sehari-hari.
3. Polyester
Bahan polyester dikenal dengan ketahanannya yang tinggi terhadap penyusutan dan kerutan.
Karena terbuat dari serat sintetis, polyester memiliki kelebihan dalam hal kekuatan dan ketahanan terhadap suhu tinggi saat mencuci.
Polyester juga cenderung tidak mudah melar atau berubah bentuk, sehingga cocok digunakan sebagai bahan kaos seragam yang sering dicuci dan dipakai berulang kali.
4. Campuran Katun dan Polyester (CVC)
Campuran katun dan polyester atau yang dikenal dengan CVC (Cotton Viscose) adalah pilihan yang populer untuk kaos seragam.
Kombinasi ini menggabungkan kenyamanan katun dan daya tahan polyester, membuatnya lebih tahan terhadap penyusutan sekaligus nyaman dipakai.
Selain itu, bahan CVC juga memiliki sifat menyerap keringat yang baik, sehingga tetap sejuk meski digunakan dalam waktu lama.
5. Rayon
Rayon adalah bahan semi-sintetis yang juga memiliki ketahanan yang baik terhadap penyusutan.
Meski tidak sepopuler bahan katun atau polyester, rayon memiliki tekstur yang lembut dan adem, menjadikannya pilihan yang baik untuk kaos seragam.
Bahan rayon cenderung tidak mudah menyusut jika dicuci dengan air dingin dan dikeringkan dengan cara alami.
6. Bambu (Bamboo Fiber)
Bahan kaos yang terbuat dari serat bambu semakin banyak diminati karena sifatnya yang alami dan ramah lingkungan.
Selain nyaman dan adem, serat bambu juga memiliki ketahanan yang baik terhadap penyusutan serta lebih tahan terhadap bakteri.
Kaos dari serat bambu cocok untuk seragam karena selain awet, bahan ini juga ramah bagi kulit sensitif dan tetap nyaman meskipun digunakan seharian.
Pemilihan bahan kaos yang tepat dapat membantu mengurangi risiko penyusutan dan menjaga kaos seragam tetap nyaman dipakai.
Bahan-bahan ini tidak hanya tahan lama, tetapi juga memberikan kesan profesional dan stylish untuk seragam yang sering digunakan.
Cara Mencuci Kaos Agar Tidak Menyusut
Mencuci kaos dengan benar adalah langkah penting untuk menjaga kualitas dan ukuran kaos tetap sesuai.
Berikut beberapa cara mencuci kaos yang bisa kamu coba agar kaos tidak menyusut:
1. Gunakan Air Dingin
Cuci kaos dengan air dingin. Penggunaan air panas dapat memicu penyusutan serat alami seperti katun, sehingga memilih air dingin adalah cara aman untuk mempertahankan bentuk kaos.
2. Balik Kaos Sebelum Mencuci
Membalik kaos sebelum mencuci dapat melindungi serat-serat halus pada bagian luar kaos dari gesekan yang keras dengan mesin cuci.
Cara ini membantu mengurangi risiko penyusutan dan membuat kaos tetap awet.
3. Gunakan Deterjen yang Lembut
Pemilihan deterjen yang lembut sangat penting untuk menjaga kaos agar tidak mudah menyusut.
Hindari deterjen yang mengandung bahan kimia keras yang dapat merusak serat dan mempercepat proses penyusutan.
4. Hindari Pengeringan di Mesin Cuci
Setelah mencuci, hindari mengeringkan kaos menggunakan mesin pengering dengan suhu tinggi.
Sebagai gantinya, peras kaos secara perlahan dan jemur di tempat yang teduh atau angin-anginkan kaos untuk mengeringkannya.
Ini membantu menjaga serat-serat kaos tetap dalam bentuk aslinya.
5. Gunakan Pelembut Khusus untuk Pakaian Kaos
Pelembut pakaian bisa membantu menjaga kelembutan bahan kaos tanpa mempengaruhi ukuran dan bentuknya.
Pilih pelembut pakaian yang khusus untuk kaos berbahan katun atau campuran.
Dengan perawatan yang tepat, risiko kaos menyusut bisa diminimalisir, sehingga ukuran kaos tetap sesuai dan nyaman dipakai.
Baca Juga : 6 Cara Memilih Bahan Kaos, Cocok untuk Organisasi & Komunitas
Apa yang Harus Dilakukan Saat Kaos Sudah Terlanjur Menyusut?
Jika kaos sudah terlanjur menyusut, jangan langsung berpikir bahwa kaos tersebut tidak bisa dipakai lagi.
Ada beberapa cara yang bisa kamu coba untuk mengembalikan ukuran kaos seperti semula, meskipun hasilnya tidak selalu sempurna.
Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan:
1. Rendam Kaos di Air Dingin dengan Kondisioner Rambut
Salah satu cara yang bisa dicoba adalah dengan merendam kaos di air dingin yang telah dicampur dengan kondisioner rambut selama 15-20 menit.
Kondisioner rambut bisa membantu melonggarkan serat-serat kain, sehingga memungkinkan kaos untuk kembali ke ukuran semula.
2. Tarik Perlahan Setelah Direndam
Setelah direndam, keluarkan kaos dari air dan peras secara perlahan.
Kemudian, letakkan kaos di permukaan datar dan mulai tarik secara perlahan-lahan pada bagian yang menyusut, seperti lengan atau bagian bawah kaos.
Lakukan secara hati-hati agar bentuk kaos tetap simetris.
3. Gunakan Handuk Basah untuk Membantu Menarik Bahan
Metode handuk basah juga bisa dicoba untuk meregangkan kaos yang menyusut.
Letakkan kaos di atas handuk yang lembap, lalu tarik perlahan bagian-bagian yang menyusut.
Setelah itu, biarkan kaos mengering secara alami.
4. Gunakan Steamer atau Setrika Uap
Setrika uap bisa membantu meregangkan serat-serat kain pada kaos yang sudah menyusut.
Atur suhu uap pada tingkat yang rendah, lalu mulai setrika pada bagian kaos yang menyusut sambil ditarik perlahan.
Meskipun tidak semua kaos bisa kembali sepenuhnya ke ukuran semula, setidaknya metode ini bisa membantu mengembalikan bentuk kaos agar masih nyaman dikenakan.
Baca Juga : Jenis-Jenis Sablon Terbaik untuk Kaos yang Awet dan Menarik
Kesimpulan
Memilih bahan kaos yang tidak mudah menyusut adalah langkah penting untuk memastikan kaos seragam tetap nyaman dan tahan lama.
Dengan memahami penyebab menyusutnya kaos dan cara mencucinya dengan benar, kamu bisa menjaga kaos tetap dalam kondisi terbaiknya.
Selain itu, jika kaos sudah terlanjur menyusut, beberapa metode sederhana bisa membantu mengembalikan ukuran kaos tersebut.
Jika kamu sedang mencari bahan kaos seragam yang berkualitas tinggi dan tidak mudah menyusut, Outsidestar adalah pilihan yang tepat.
Kami menyediakan berbagai pilihan bahan terbaik yang tahan lama dan nyaman dipakai untuk berbagai kebutuhan seragam.
Buat kaos seragammu bareng konveksi kaos jogja yaitu Outsidestar dan nikmati kualitas bahan yang tidak mudah menyusut serta tampilan yang tetap stylish!
Hubungi kami sekarang untuk penawaran dan desain gratis!
Atau kunjungi tempat produksi kami dengan alamat berikut ini.
Gubukrubuh RT.003/001, Gubuk Rubuh, Getas, Kec. Playen, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55861


