Jaket casual jadi salah satu item wajib di lemari siapa pun fleksibel dipakai untuk nongkrong, kerja santai, sampai jalan-jalan.
Tapi apa sebenarnya yang membedakan jaket casual dari jaket formal atau jaket olahraga? Berikut penjelasan ciri, jenis bahan, dan cara padu padannya.
Ciri-Ciri Jaket Casual
Jaket casual umumnya punya beberapa ciri khas yang membedakannya dari jaket formal:
- Potongan lebih santai (relaxed fit), tidak terlalu fitted seperti jaket formal
- Detail simpel, minim aksesori berlebihan seperti kancing emas atau bordir formal
- Warna netral atau earth tone, meski warna bold juga makin umum dipakai untuk gaya streetwear
- Bahan yang nyaman dan mudah dipadukan, seperti denim, kanvas, atau fleece
Jenis-Jenis Jaket Casual yang Populer
Kalau kamu masih bingung mau pilih jenis jaket yang seperti apa, berikut ini kami jelaskan tentang beberapa jenis jaket casual populer yang bisa jadi pilihan.
1. Jaket Denim

Salah satu jenis jaket adalah Jaket Demin dengan konsep klasik dan hampir tidak pernah salah dipadukan dengan pakaian lainnya.
Jaket denim cocok untuk gaya rugged maupun simpel sehari-hari, biasanya dipadukan dengan kaos polos dan sneakers.
2. Jaket Bomber

Selain Denim, pilihan tepat lainnya adalah Jaket Bomber, jaket yang awalnya dirancang untuk kebutuhan militer sebelum akhirnya populer sebagai item fashion kasual.
Ciri khasnya ada di bagian pinggang dan lengan yang mengerut (ribbed), memberikan siluet yang pas di badan namun tetap nyaman bergerak.
3. Jaket Coach
Model jaket dengan kerah khas dan kancing depan (biasanya snap button), terbuat dari bahan yang cukup ringan sehingga cocok dipakai sehari-hari maupun untuk aktivitas luar ruangan ringan.
4. Hoodie / Zip Hoodie
Meski sering dianggap kategori terpisah, hoodie juga masuk kategori jaket casual karena fungsinya yang serupa memberi kehangatan ringan sekaligus jadi statement gaya santai.
Kalau kamu masih bingung bedanya hoodie dan jaket dalam konteks yang lebih teknis, kami sudah bahas lengkap di artikel perbedaan hoodie dan jaket.
5. Jaket Parasut
Ringan, tahan angin, dan sering dipakai untuk gaya sporty-casual.
Cocok untuk aktivitas outdoor ringan maupun kebutuhan sehari-hari yang butuh perlindungan dari angin tanpa terasa berat.
Bahan Jaket Casual yang Paling Umum Dipakai
Bagian ini ditujukan untuk kami yang sudah punya rencana buat bikin jaket custom tapi bingung pilih yang mana dengan jenis jaket casual, kamu wajib baca beberapa bahan dibawah ini.
1. Denim
Pilihan bahan yang tahan lama, cocok untuk gaya kasual sehari-hari adalah denim, bahan kain katun tebal dengan tenunan diagonal cocok untuk konsep jaket casual komunitas atau kantor kamu.
Ketebalan yang dimiliki dari bahan ini juga beragam mulai dari midweight (10–13 oz) dan heavyweight (14–20 oz).
2. Kanvas
Pilihan lain selain Demin ada bahan Kanvas lebih tebal, memberi kesan maskulin dan rugged.
Bahan jaket kanvas adalah kain tenun tebal dan kuat dari katun atau linen yang memiliki serat rapat, awet, serta nyaman untuk pakaian kasual dan pelindung angin.
Biasanya bahan ini bisa lebih mudah menyerap keringat kemudian memberikan tampilan yang kokoh dan maskulin.
3. Fleece
Bahan ini cocok jika kamu ingin custom jaket sweater dan hoodie dengan karakterisitk lembut dan hangat, cocok untuk cuaca sejuk tanpa terasa berat.
Bahan ini mempunyai permukaan luar yang halus dan dibagian dalam mempunyai bulu seperti kapas sehingga semakin nyaman dan hangat saat digunakan.
Jenis bahan Fleece ada beberapa mulai dari Cotton Fleece, CVC Fleece, dan Fleece PE. Kalau kamu bingung antar ketiga jenisnya bisa konsultasi sekarang.
4. Katun
Selanjutnya ada bahan katun dengan karakteristik ringan dan adem, cocok untuk gaya semi-formal yang tetap santai baik digunakan untuk Sweater, Hoodie dan jenis jaket casual lainnya.
Bahan ini terbuat dari serat alami tanaman kapas, yang diolah khusus menjadi kain tebal atau lembut seperti cotton fleece, baby terry, atau katun drill untuk pakaian luar seperti jaket.
Bahan ini cocok digunakan di daerah yang tropis seperti Indonesia karena mudah menyerap keringat.
5. Nylon/parasut
Bahan jaket nylon adalah kain sintetis dari serat poliamida yang sangat ringan, kuat, dan tahan air.
Bahan ini biasanya dipakai untuk jaket jenis parasut, windbreaker, dan jaket outdoor.
Kalau kamu ingin tahu lebih detail soal karakteristik bahan jaket yang adem dan nyaman dipakai di iklim tropis seperti Indonesia, cek juga artikel bahan jaket yang adem yang sudah kami bahas sebelumnya.
Cara Padu Padan Jaket Casual
| Kombinasi Jaket | Bawahan yang Cocok | Kesan yang Didapat |
|---|---|---|
| Jaket Denim + Kaos Polos | Celana jeans | Kasual stylish, klasik |
| Jaket Parasut + Jogger Pants | Sepatu running | Sporty, santai |
| Jaket Kanvas + Celana Jeans | Boots | Rugged, maskulin |
| Hoodie Fleece + Celana Chino | Sneakers | Santai tapi tetap rapi |
| Jaket Katun + Kemeja | Celana bahan | Semi-formal, elegan |
Jaket Casual untuk Musim Dingin, Apa Bedanya?
Kalau kamu butuh jaket casual dengan fungsi ekstra menghangatkan (misalnya untuk keperluan traveling ke negara dengan musim dingin), pertimbangkan bahan yang lebih tebal seperti fleece berlapis atau parasut dengan lapisan dalam (inner) tambahan.
Meski begitu, untuk pemakaian sehari-hari di iklim tropis Indonesia, jaket casual berbahan lebih tipis biasanya sudah lebih dari cukup dan lebih nyaman dipakai.
Butuh Jaket Casual Custom untuk Brand atau Komunitas?
Kalau kamu sedang mempertimbangkan produksi jaket casual custom untuk brand, komunitas, atau merchandise, Outsidestar bisa bantu sesuaikan model dan bahan sesuai kebutuhanmu.
Cek juga referensi furing jaket yang tepat supaya hasil jaket lebih nyaman dan awet dipakai jangka panjang.
Jangan mikir lama konsultasi melalui tombol WhatsApp kami di samping kanan layar, atau kunjungi halaman konveksi jaket kami.




